Dansatrol Kodaeral VIII Bitung Bantah Tuduhan SARA, Siapkan Somasi terhadap Media Online yang Memberitakan

POHUWATO, Lidik.co.id – Aktivitas pertambangan emas di Gunung Pani kembali menuai sorotan. Sejumlah warga dan pelaku usaha tambang emas lokal menyampaikan kekhawatiran serius atas dugaan penggunaan bahan peledak dalam proses blasting yang dilakukan perusahaan tambang emas PANI GOLD.

Kepada media ini, warga mengaku terkejut dengan aktivitas peledakan yang dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kami kaget. Kalau perusahaan sebesar itu menggunakan peledak, mustahil skalanya kecil. Dampaknya bisa sangat besar ke depan,” ungkap sejumlah warga dan pelaku tambang lokal, belum lama ini.

Menurut mereka, ancaman dampak peledakan tidak serta-merta dirasakan saat ini, namun justru berpotensi muncul dalam jangka menengah hingga panjang. Kondisi geografis Gunung Pani yang rawan longsor dinilai memperbesar risiko bencana lingkungan.

Kekhawatiran warga diperparah oleh minimnya informasi terbuka terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Hingga kini, masyarakat mengaku tidak pernah dilibatkan secara transparan dalam sosialisasi AMDAL perusahaan.

Padahal, AMDAL merupakan prasyarat mutlak bagi aktivitas pertambangan untuk memastikan perlindungan lingkungan, pengelolaan limbah, serta keselamatan sosial masyarakat sekitar.

Sementara itu, sikap aparat penegak hukum setempat juga menjadi perhatian. Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, SIK, MH dan Kasat Reskrim AKP Khoirunnas, SIK, MH belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan media ini.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat terkait tidak menutup mata serta segera melakukan evaluasi menyeluruh demi mencegah potensi bencana yang lebih besar. (Red)

Admin

Recent Posts

Judi Sabung Ayam Dipromosikan Terbuka Lokasi Warukapas Tatelu, Polda Sulut, Polres Minut dan Polsek Dimembe Tutup Mata?

MINUT, Lidik.co.id - Jagat media sosial di Sulawesi Utara digegerkan oleh beredarnya undangan terbuka kegiatan…

56 tahun ago

“Aturan atau Tekanan?” Pedagang Ratatotok Pertanyakan Langkah PD Pasar Mitra

MITRA, Lidik.co.id – Kebijakan pasar di Ratatotok kini menuai tanda tanya besar. Pedagang mempertanyakan apakah…

56 tahun ago

Dansatrol Kodaeral VIII Bitung Bantah Tuduhan SARA, Siapkan Somasi terhadap Media Online yang Memberitakan

BITUNG, Lidiķ.co.id – Komandan Satuan Kapal Patroli Komando Daerah Angkatan Laut (Satrol Kodaeral) VIII Bitung,…

56 tahun ago

Polsek Mapanget Amankan Tiga Pelaku yang Membuat Panah Wayer di Kampung Kombos

MANADO, Lidik.co.id - Polsek Mapanget amankan terduga 3 pelaku yang memproduksi atau membuat panah wayer,…

56 tahun ago

Dekker Bantah Keras Tuduhan Penimbunan BBM dan Sianida, Sebut Pemberitaan Tanpa Konfirmasi Langgar UU Pers

MITRA, Lidik.co.id - Mantan anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara, Dekker (DM), angkat bicara dan membantah…

56 tahun ago

Penyelundupan Cap Tikus Terbongkar di Pelabuhan Manado, 300 Liter Miras Ilegal Diamankan dari KM Geovani

MANADO, Lidik.co.id – Upaya penyelundupan minuman keras tradisional ilegal kembali terendus di jalur pelayaran Sulawesi…

56 tahun ago

This website uses cookies.