Kakanwil Sulut Sarbin Sehe Sampaikan Empat Indikator Moderasi Beragama

H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ketika memberikan pembinaan kepada ASN jajaran Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Jumat (5/4/2024)
H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ketika memberikan pembinaan kepada ASN jajaran Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Jumat (5/4/2024). (Foto Lidik.co.id)

MINAHASA, Lidik – Ada empat indikator utama dalam penguatan moderasi beragama yaitu komitmen kebangsaan, anti kekerasan, toleransi dan penerimaan terhadap tradisi dan kearifan lokal. Demikian dikatakan H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ketika memberikan pembinaan kepada ASN jajaran Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Jumat (5/4/2024).

Menurut Kakanwil Sulut H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd, ASN Kementerian Agama harus memahami dan memegang teguh empat indikator utama penguatan moderasi beragama tersebut dan menjadikan sebagai gaya hidup kapan di mana saja berada.

“Peran dan fungsi ASN Kementerian Agama di tengah masyarakat sangat penting karena itu ASN harus paham dan pegang teguh empat indikator penguatan beragama tersebut sekaligus jadikan sikap moderat dalam beragama sebagai gaya hidup di tengah masyarakat majemuk,” kata Kakanwil Sarbin.

Selain itu, untuk lebih memudahkan gaya hidup moderat, Kakanwil mengingatkan ASN Kementerian Agama untuk mengingat sembilan kata kunci moderasi beragama yaitu kemanusiaan, kemaslahatan umum, adil, berimbang, taat konstitusi, komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan penghormatan kepada tradisi.

“Sembilan kata kunci ini harus menjadi kesadaran kolektif bagi semua ASN Kemenag untuk diwujudkan di tengah masyarakat melalui sikap, perilaku dan tindakan sehari-hari,” tutup Kakanwil Sarbin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *